Menjelang akhir tahun, berbagai promo besar mulai menyerbu layar: 12.12, Natal Sale, Year-End Clearance, hingga diskon liburan.
Tidak heran, Desember sering jadi bulan dengan pengeluaran terbesar sepanjang tahun bagi banyak keluarga.
Belanja memang boleh, tapi bagaimana caranya supaya tetap sehat secara finansial?
1. Waspadai Belanja Berbasis Mood
Bonus akhir tahun dan suasana liburan sering membuat kita belanja karena euforia.
Kenali emosi sebelum klik checkout. Ingat bahwa belanja karena emosi adalah salah satu penyebab terbesar kebocoran keuangan.
2. Jangan Terjebak Promo
Banyak promo akhir tahun tampak besar, tapi sering mengarahkan kita membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Promo dibuat untuk membuat kamu merasa “rugi kalau tidak beli”.
3. Batasi PayLater dan Cicilan
Akhir 2025 ditandai dengan melonjaknya penggunaan PayLater—dan juga meningkatnya kasus keterlambatan bayar. Selalu cek akumulasi cicilan sebelum menambah yang baru. Jangan gunakan PayLater sekedar hanya untuk memenuhi promo. Batasi cicilan konsumtif sebisa mungkin maksimal 10% dari penghasilan agar tidak mengganggu keuangan keluarga.
4. Buat Budget Belanja Akhir Tahun
Kategori sederhana yang bisa kamu tetapkan seperti kado, liburan, kebutuhan rumah, self-reward secukupnya. Kalau tidak masuk budget, lebih baik ditunda.
5. Mulai Rencanakan Keuangan 2026
Gunakan Desember ini sebagai momen untuk menata ulang: dana darurat, proteksi (asuransi), dan tujuan investasi tahun depan.
Belanja akhir tahun boleh—asal tetap terkendali.
Setelah kebutuhan terpenuhi, lebih bijak kalau sebagian dana dialihkan ke instrumen yang aman dan dijamin.
Di BPR Primaku, deposito dan tabungan masyarakat dijamin LPS, sehingga cocok untuk:
-
menyimpan dana liburan yang tersisa,
-
memulai rencana keuangan 2026,
-
atau menambah portofolio aman untuk keluarga.
Selain itu, BPR juga menyediakan pinjaman produktif yang terjangkau dan terawasi OJK, sehingga masyarakat bisa merencanakan usaha atau kebutuhan penting tanpa harus terjebak pinjol.
Akhiri 2025 dengan belanja yang terkontrol—dan mulai 2026 dengan keuangan yang lebih kuat bersama pilihan produk keuangan yang aman dan terjamin.